Gadis kelahiran 2 November 1987 ini memulai karirnya sejak usia remaja.
Ungkap Shiha “Saya dilatih menyanyikan lagu-lagu tradisional dan ballad oleh almarhum bapak. Saya mulai menyanyi di acara-acara kecil sambil bersekolah. Kemudian saya berpikir untuk betul-betul terjun ke dunia industri musik. Sebab itulah saya tidak lanjut kuliah. Saya fokus mengejar karir menyanyi sekaligus untuk membantu ekonomi keluarga.
Modal nekat, Shiha hijrah dari Penang menuju Kuala Lumpur. “Di sana saya menjadi penyanyi restoran-restoran kecil. Setiap hari menyanyi untuk menghibur orang, dibayar akhir bulan 800 ringgit. Kalau di sini (Indonesia) 2,4 juta rupiah lah bisa kita bilang. Untuk gaya hidup di Malaysia itu rendah nilainya. Untuk sewa tempat tinggal saja belum tentu cukup,” Kata Shiha. Ia menggambarkan perjuangannya di awal, tinggal di rumah kecil berlantai semen.
Sebelum saya mengikuti ajang D'Academy Asia, saya belum menjadi suatu nama yang besar sekali, tetapi saya sudah seleb dan sudah ada album. Saya juga host untuk acara Jalan Jalan Cari Makan.
Shiha salut dengan peserta asal Indonesia yang memiliki suara yang luar biasa sebagai penyanyi dangdut yang profesional, shiha bukan lah penyanyi dangdut, tapi shiha adalah penyanyi pop dan melayu.
Begitu shiha tampil di pentas DAA, yang awalnya takut tak diterima oleh masyarakat Indonesia, ternyata apa yang shiha anggap salah besar. Ternyata mereka sangat mensupport shiha, reaksi mereka kepada shiha sangat ramah dan baik, tak disangka hal seperti ini. Shiha pun berharap supaya bisa berkarir dulu di Indonesia, shiha ingin belajar tentang musik yang lebih dalam dengan cek gu yang ada di indonesia, terutama musik dangdut,"Ungkap shiha".
Sumber : http://www.tabloidbintang.com
loading...
0 Response to "Demi Karir dan Ekonomi, Shiha Tinggalkan Kuliah"
Post a Comment